WINDA DWI TANTI

Berpacu menjadi yang terbaik

Implantable Cardioverter Defibrillator

diposting oleh winda-d-t-fst10 pada 23 September 2013
di Umum - 0 komentar

Pada blog kali ini saya akan menganalisis kelinieritasan sistem dari alat Implantable Cardioverter Defibrillator. Pertama - tama yang harus diketahui terlebih dahulu adalah bagaimana membedakan antara sistem linear dan sistem non-linear.

Sistem linear adalah suatu sistem yang dapat diprediksi keluarannya. Suatu sistem yang dapat diketahui bagaimana keluaran yang akan didapatkan jika diberikan suatu masukan. Berbeda dengan sistem non-linear yang tidak dapat diprediksikan keluaran yang akan didapatkan karena terlalu sensitivnya didtem tersebut. Dalam sistem ini dimungkinkan dapat terjadi dimana diberikan masukan yang sama tapi menghasilkan keluaran yang berbeda. 

Defibrilator adalah suatu alat yang digunakan untuk paramedis bagian kardiovaskuler sebagai penghasil sinyal kejut untuk jantung. Alat ini ditanamkan (implan) pada tubuh pasien yang mengalami fibrilasi ventrikel. Keadaan ini dapat terjadi karena adanya gerakan otot jantung yang aritmis yang disebabkan penyumbatan pada pembuluh koroner atau kelainan kimia tubuh (kurangnya ion kalsium). Keadaan ini jika tidak diberikan penanganan oleh paramedis akan mengakibatkan kematian.

Defibrilator yang dipasang sedemikian rupa akan mendeteksi saat jantung menghasilkan sinyal secara aritmis yang akan direspons oleh defibrilator dengan menghasilkan pulsa shock sehingga jantung akan kembali pada keadaan normal yaitu sinyal yang dihasilkan jantung akan kembali ritmis. Dapat disimpulkan dari prinsip kerja alat ini bahwa sistem yang digunakan merupakan sistem linear karena keluaran akan selalu sama dengan masukan yang sama pula.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :